Lembaga Pendidikan Imam Bukhari (Ma'had Imam Bukhori) salah satu lembaga pendidikan Islam yang lahir tahun 1996 dengan sifat kelahiran dan proses pertumbuhan yang spesifik berbeda dengan lembaga pendidikan lain sejenis.
Lembaga pendidikan Imam Bukhori pada saat ini (2008), merupakan lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dasar yang dikenal dengan nama Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Imam Bukhori, Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Imam Bukhori dan Boarding School (Pondok) Ma'had Imam Bukhori.
SDIT
SDIT merupakan pendidikan dasar setingkat dengan sekolah dasar(SD) dengan beberapa perbedaan diantaranya penyelenggaraan pendlidikan dilakukan ‘full day” dari jam 8 pagi sampai jam 15.00 atau sampai sholat ashar dan pada hari sabtu dan minggu llibur.
Kurikulum SDIT sama dengan kurikulum SD pada umumnya karena secara kelembagaan SDIT menginduk pada Dinas Pendidikan atau Departemen Pendidikan.
SDIT melaksanakan kurikulum Pendidikan Nasional Umum, dengan menambahkan pelajaran Agama Islam yang muatannya lebih dari 40 % dari seluruh jam pelajaran yang diberikan.
SMPIT
SMPIT kelanjutan dari SDIT atau setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan beberapa perbedaan yang mirip antara SDIT dengan SD. Penyelenggaraan pendidikan ‘full day’ dari jam 8 pagi sampai jam 15.00 atau sampai sholat ashar. Muatan kurikulum menginduk pada kurikulum nasional SMP dengan menambahkan muatan kurikulum pendidikan Agama Islam, lebih kurang sebesar 40 %.
Sementara boarding school atau pondok, adalah siswa SMPIT yang mondok dan mengikuti program mondok. Boarding School semacam pendidikan pondok pesantren, yang memiliki ciri siswa mondok di sekolah dan mengikuti beberapa pelajaran agama Islam pada jam-jam pagi sebelum Jam 7, sore setelah sholat ashar dan ba'da Isya'.
Kurikulum
Kurikulum SDIT dan SMPIT memakai kurikulum nasional yang dikembangkan oleh sistem kurikulum nasional untuk SD maupun SMP, hanya satu atau dua muatan kurikulum yang dimodifikasi. Muatan Pelajaran Agama di SD dimodifikasi menjadi Pendidikan Agama Islam dari kurikulum nasional dikembangkan sesuai dengan kebutuhan menjadi Pelajaran Agama Islam (PAI), Baca Tulis Al Qur’an (BTAQ), Tahfidz dan Bahasa Arab, masing-masing mata pelajaran tersebut dipegang oleh guru yang berbeda dengan jumlah guru disesuaikan dengan jumlah siswa.
PAI terdiri dari beberapa muatan pelajaran yaitu Fiqih/Ibadah, Akhlaq, dan Siroh. Karena sekolah dikenal dengan SDIT maka sekolah memilki ciri khas sekolah memadukan kurikulum nasional SD dengan mata pelajaran Islam yang disusun secara terdiri oleh pihak penyelenggara pendidikan, secara formal mata pelajaran keislaman dipandang sebagai muatan lokal.
Yayasan
Pada tahun 2007/2008, Ma'had Imam Bukhori bendiri sebagai pelaksana pendidikan untuk tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama boarding school maupun fullday school. Sementara lembaga formal yang menjadi badan hukum kegiatan pendidikan tersebut adalah Yayasan Mafaza Indonesia.
Keadaan Siswa
Jumlah siswa SD sebanyak 350 siswa, jumlah siswa SMP 58 siswa dengan jumlah siswa SMP yang mondok sebanyak 34 siswa.
Siswa berasal dari keluarga yang bekerja di perbagai sektor terutama pedagang, pegawai swasta, pegawai negeri, pegawai BUMN secara ekonomi dapat dikelompokkan golongan menengah ke atas. Disamping itu terdapat siswa yang merupakan anak guru, karyawan dan masyarakat sekitar yang secara ekonomi dapat dikelompokkan sebagai golongan menengah ke bawah.
Adapun secara lokasi siswa SD berasal dari daerah di sekitar lokasi SD-SMP Imam Bukhori seperti: Jatinangor, Tanjungsari, Pamulihan, Cimanggung Kabupaten Sumedang dan Cileunyi, Rancaekek, Cicalengka-Kabupaten Bandung. Jarak terjauh 12 Km (Cigendel Pamulihan Sumedang), Cipadung-Kota Bandung dan Solokan, Jeruk, Majalaya.
Siswa SMP berasal dari luar daerah diantaranya dari daerah Bekasi, Jakarta, Luar Jawa Barat dan daerah sekitar Jatinangor mupun Bandung.
Guru dan Karyawan
Terdapat 16 guru tetap, 18 guru biasa, dan 2 guru magang. Karyawan sebanyak 12 terdiri dari 4 orang karyawan dapur, 3 orang bidang sarana dan prasarana, 3 orang administrasi dan keuangan, 1 orang tenaga keamanan. Selain itu terdapat tenaga lepas yang bekerja sesuai dengan kebutuhan khususnya di bidang bangunan dan sarana.
Latar belakang pendidikan guru pada umumnya bukan berasal dari pendidikan keguruan, tetapi memperoleh sertifikat keguruan dengan mengikuti pendidikan khusus misalnya pendidikan akta IV.
Ma'had Imam Bukhari
Jl. Caringin KM 20,5
Sayang, Jatinangor
Sumedang 45363
Telp. (022) 7792252
denah lokasi Ma'had Imam Bukhari, klik di sini







