Category Archives: Uncategorized

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMP TASHFIA TA.2018-2019

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TA.2018/2019

KEGIATAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMP TASHFIA
Tahun Ajaran 2018 – 2019

A. WAKTU PENDAFTARAN

Online: www.tashfia.com

Offline:
• Hari : Rabu, 01 November 2018 s.d. Sabtu, 27 Januari 2018
• Pukul : 08.00 – 15.00 WIB
• Lokasi : SMP TASHFIA

B. WAKTU TES
• Hari : Ahad, 28 Januari 2018
• Pukul : 08.00 WIB s.d. Selesai
• Lokasi : SMP TASHFIA Jl.Ratna no 82 Jatikramat,Jatiasih Bekasi
C. MATERI TES :
• Baca Al-Qur’an
• Tes tertulis Matematika
• Wawancara Orang Tua
• Wawancara Siswi

D. PENGUMUMAN TES
• Hari Sabtu , 03 Febuari 2018

E. DAFTAR ULANG
• Hari Senin, 04 Febuari 2018 – Senin, 12 Febuari 2018

BIAYA PENDIDIKAN SMP TASHFIA

A. BIAYA PENDAFTARAN DAN SELEKSI
Rp. 100.000,- (dibayarkan pada saat mendaftar)

Berkas Pendaftaran
1. Pas foto 3 x 4 (2 Lembar)

BIAYA AWAL PENDIDIKAN (dibayar setelah lulus tes seleksi)

No. Jenis Iuran Jumlah
1 Sumbangan Pengembangan Sarana Rp 10.000.000,-
2 Seragam 3 stel Rp 600.000,-
3 SPP Bulan Juli Rp 1.500.000,-
Total Rp 12.100.000,-

C. BIAYA PENDIDIKAN BULANAN
( Dibayarkan setiap bulan )
1. SPP, Asrama, dan Makan Rp. 1.500.000,-
2. Komite (kesepakatan bersama komite)

Deposit Laundry Rp.600.000,-*
Cicilan Buku Rp. 500.000,-**
Ket:* Tergantung pemakaian setiap bulan
**Tergantung harga buku terbaru dan jumlah pemesanan siswi

KETENTUAN DAFTAR ULANG BAGI CALON SISWI YANG LULUS TES SELEKSI
1. Batas Daftar Ulang
– Hari Senin, 04 Febuari 2018 – Senin, 12 Febuari 2018
2. Mengisi dan menyerahkan berkas daftar ulang.
3. Membayar sekurang-kurangnya 50% Biaya Awal Pendidikan.
4. Calon siswi yang belum melunasi 50% dari Biaya Awal Pendidikan sampai dengan batas tanggal Daftar Ulang, maka dianggap MENGUNDURKAN DIRI /GUGUR.
5. Sisa Biaya Pendidikan dapat diangsur 2x sampai dengan 30 April 2018.

CONTACT PERSONS :

1. Ir. Saptawati : 0811.1901.168
2. Sri Winarti, S.Pd : 0822.1370.5203

Cat:
Untuk pembayaran uang pendaftaran bisa ditransfer ke no rek :BNI Syariah 0464795226 an:Syarah asy Syahidah A
dan mohon konfirmasi bukti transfer ke no 085775458818(Syarah asy Syahidah A)
dengan menyertakan nama siswi yang mendaftar

KETENTUAN PEMBAYARAN ADMINISTRASI PENDIDIKAN (SPP,PONDOK,BUKU,DLL)MELALUI BANK

KODE UNIK SISWA KELAS VII TAHUN AJARAN 2017 – 2018

NO. URUT NAMA SISWA KODE UNIK
1 Afifah Afrah Amanulloh 152
2 Aisyah Nurul Jannah 153
3 Aisyah Shabrina Machmud 154
4 Aisyah Shahwah Zahidah 155
5 Aisyah Tazkiya Hidayat 156
6 Aliyah Nabila Zahra 157
7 Allya Mutiara Dzahwa 158
8 Almasah Salsabila Munir 159
9 Annisa Retno Kurniasari 160
10 Annisaa Sabilah 161
11 Asiyah Tsabita Al Karimah 162
12 Asma’ Athifah Sa’diyah 163
13 Asma Ni’mah Mufidah 164
14 Assyifa Putri S. 165
15 Ayesha Alkhairiya 166
16 Ayesha Aqila Adnan 167
17 Azka Nidaulhaq 168
18 Cut Keumala Raudhah Geundreud 169
19 Dara Salsabila 170
20 Dina Lorenza 171
21 Dinda Azka Zulfina 172
22 Diva Ramadhani 173
23 Fabia Arningtyas Marwah 174
24 Faizah Mahirah 175
25 Fariha Nidaul Hasanati 176
26 Fitri Amalia 177
27 Fitria Nasywa Rosyaada 178
28 Gesyifa Anip Tiara 179
29 Ghinaa Ayu Zakiyyah 180
30 Hannum Salsabila Nurul Aini 181
31 Hasna Safira 182
32 Husna Aida Zuwono 183
33 Khansa Alika 184
34 Khansa Khairunnisa Azizah 185
35 Khonsa Nur Zatilhidayah 186
36 Kyila Az-Zahra 187
37 Laila Fadhila 188
38 Laura Anabella Nalsalisa 189
39 Nabila Aliya Syifa 190
40 Nabila Nur Habibah 191
41 Nadya Firman 192
42 Najwa Kamila Asia 193
43 Najwa Ullinuha 194
44 Nasywa Aqilah 195
45 Nayla Azzahra Salsabila 196
46 Nazma Laila Rahma 197
47 Nazwa Khaila Syarif 198
48 Nina Rahmatun Nisa 199
49 Nisrina Huda Aydina Harahap 200
50 Nurah Muhammad 201
51 Puan Felysha Fauzan 202
52 Putri Balqis Fakhira Sahrani 203
53 Rafida Mulia 204
54 Rania Giskha Maulina 205
55 Rifa ‘Atus Sadiyah 206
56 Risya Agusti Rahmawati 207
57 Rosyidatul Hikmah 208
58 Sabrina Azzahra 209
59 Salma Davin Syahputri 210
60 Salsabila Maharani 211
61 Salwa Hanifah Maryam 212
62 Salwa Naila Farah 213
63 Salwa Razbiyah Amelia 214
64 Sarrajasy Syai Shibghah Samual 215
65 Shanum Ayesha Gasyari 216
66 Shaula Ariqah Fauzia 217
67 Shofiyah 218
68 Siti Aura Maharani Hadikusuma 219
69 Siti Lapipah 220
70 Siti Nur Alisya 221
71 Siti Nur Azizah 222
72 Sonia Najwa Khairani 223
73 Suhailah 224
74 Syaimaa Annisa Zatihanani 225
75 Syifa Aulia 226
76 Titania Rahma Nazihah 227
77 Unaisah 228
78 Wafaa Ni’matuzakiyah 229
79 Wilvia Yasmine Wilya 230
80 Zahra Hanifa 231
81 Zahrah Auliya Mardhatillah 232
82 Zahwa Nabila 233

PEDOMAN UMUM TATA TERTIB SMP TASHFIA BERASRAMA

PEDOMAN UMUM TATA TERTIB
SMP TASHFIA BERASRAMA

A. TUJUAN :
1. Agar seluruh proses kegiatan belajar mengajar berjalan tertib dan teratur sesuai
dengan nilai-nilai Dinul Islam
2. Melatih kedisiplinan dan tanggungjawab santri
3. Sebagai media pengamalan dari nilai-nilai syariat yang telah dipahami siswa

B. CAKUPAN BIDANG TATA TERTIB

No Uraian Bidang tata tertib Penanganan pelanggaran Penaggungjawab
1 KEBERSIHAN    
a. Kebersihan merupakan tanggungjawab seluruh warga pondok 1.        Jika petugas piket lalai, diberi nasehat & membersihkan daerah piketnya Pembina K3 & koordinator daerah piket melakukan kontrol secara kontinyu
    2.        Jika berulangkali lalainya maka diberi sangsi dengan menambah beban piket  
b. Pemeliharaan kebersihan dilaksanakan dengan sistem piket    
c. Rasio siswa & daerah piket dipertimbangkan agar tidak melelahkan siswa (siswa piket 1x dalam sehari, pagi/sore)    
2. BARANG MILIK PRIBADI    
a. Seluruh benda milik pribadi siswa diberi nama pemilik a.        Jika ada barang pribadi tercecer tidak pada tempatnya, akan di ingatkan untuk segera diambil Kepala Asrama & Pembina K3
    b.        Jika tidak di ambil segera, barang akan disita  
    c.        Jika barang sitaan tidak diambil, maka akan di berikan kepada orang lain  
b. Pakaian selain seragam maksimal 4 stel dan disimpan rapi dalam lemari    
c. Alat mandi dan mencuci disimpan dalam wadah khusus    
d. Pakaian yang basah dijemur dengan hanger di tempat sesuai dengan namanya    
e. Alat makan selalu dalam keadaan bersih setelah digunakan dan disimpan rapi pada rak yang disediakan    
3 UANG DAN JAJAN    
a. Siswa tidak diperkenankan menyimpan uang sendiri Diadakan pemeriksaan secara berkala pada lemari siswa Kepala Asrama dan pembina kamar
b. Kelebihan uang saku disimpan dalam buku tabungan yang di sediakan dan dapat di ambil bila ada keperluan penting    
c. Siswa dilarang jajan, makanan tambahan di ganti dengan snack yang mengenyangkan 2 kali sehari    
d. Siswa boleh dikirimi makanan sekadarnya    
4 TELEPON    
a. Lebih di anjurkan orang tua yang menelpon para putrinya secara berkala diluar jam pelajaran sesuai jadwal masing – masing Jika siswa kedapatan membawa handphone dan tidak dititipkan ke Ustadzah akan disita dan hanya dapat diambil pada saat siswa lulus Ustadzah yang tinggal di Pondok / ditunjuk
b. Siswa tidak diperkenankan menerima telepon selain dari keluarga selama di Pondok    
c. Siswa dipandang belum perlu dibekali handphone selama komunikasi dapat dilakukan dengan fasilitas pondok, hal ini sesuai asas sederhana, manfaat dan kesederhanaan    
5. BARANG YANG TIDAK BOLEH DIBAWA    
  Siswa dilarang membawa :    
  –    buku cerita fiksi Diadakan pemeriksaan berkala dan kalau kedapatan barang terlarang akan disita dan pembawanya dinasehati dengan tegas Pembina K3 dan pembina kamar
  –    VCD Games atau film    
  –    Majalah remaja/wanita yang tidak islami    
  –    komik    
6. PENGGUNAAN DAPUR & JAM MAKAN    
a. Siswi tidak diperkenankan meminjam alat makan dan minum milik dapur    
    Siswi yang belum membersihkan alat dan tempat makan tidak diijinkan mengikuti kegiatan kelas sampai ia membersihkannya Guru piket dan GBS pada hari tersebut
b. Siswi makan pada waktu yang telah ditetapkan dan ditempat yang telah disediakan    
c. Setelah makan, semua alat dan tempat makan segera dibersihkan    
d. Tidak dianjurkan masak mie instan    
7 PINJAM MEMINJAM    
  Siswa dilarang dengan sangat meminjam barang keperluan pribadi kepada siswa lain. Misalnya baju, seragam, alat makan, alat mandi dan uang Jika kedapatan meminjam barang pribadi siswa lain akan diperingatkan dengan keras  
8. PENCURIAN BARANG    
  Untuk pencegahan kasus pencurian maka siswa : Jika terjadi kasus pencurian maka akan dilakukan penanganan secara bertahap : Penetapan sanksi akan dikoordinasikan oleh Pimpinan Pondok
a. Dilarang memegang uang sendiri, uang dititipkan kepada ustadzah yang telah ditunjuk dan dicatat dalam buku tabungan 1.       Pemeriksaan masal diseluruh rak dan ruangan siswa  
    2.       Pemeriksaan terhadap para saksi  
b. Siswa tidak membawa atau memakai barang berharga yang mengundang keinginan siswa lain seperti perhiasan atau jam mahal 3.       Jika ditemukan pelaku dengan bukti yang menyakinkan maka akan :  
    Ø  diperingatkan dengan keras  
    Ø  diskorsing  
    Ø  dapat dikeluarkan  
9. PERIJINAN KELUAR MASUK PONDOK    
a. Selama waktu belajar siswi dilarang keluar dari areal pondok tanpa ijin    
b. Siswa hanya diijinkan keluar Pondok jika bersama orang tua 1.       Jika ada siswa yang ke luar pondok tanpa ijin akan diberi peringatan dan jika terjadi berulang kali maka akan dicatat dan mempengaruhi nilai afektif siswa Hirarki perijinan adalah :
c. Siswa hanya akan diijinkan keluar pondok untuk keperluan yang dapat di pertanggungjawabkan 2.       Siswa yang terlambat kembali ke Pondok tanpa alasan yang kuat akan dicatat dan dinasehati 1.       Kepala Pondok
d. Siswi pulang ke rumah dan kembali ke pondok sesuai waktu yang ditetapkan   2.       Kepala sekolah
e. Jika pulang atau kembali di luar ketentuan, orangtua/wali hendaknya meminta ijin kepada kepala pondok, kepala sekolah atau kepala asrama. Penggunaan 4x izin per tahun   3.       Kepala Asrama
      4.       Guru Piket
      5.       Ustadzah yang ada di tempat
      Pemberian ijin tidak diperkenankan melompati hirarki yang ada
10 SEKOLAH    
a. Siswa harus siap di kelas tepat pada waktu yang telah terjadwal Ø  Jika kelas belum tertib, rapi dan bersih maka pelajaran tidak boleh dimulai Wali kelas dan pengurus kelas
    Ø  Siswa harus mengganti barang inventaris kelas yang hilang  
b. Semua peralatan sekolah disusun rapi pada rak yang ada di kelas Ø  Jika meja belajar terdapat coretan tangan, siswa harus mengecat ulang  
c. Para siswa harus menjaga barang inventaris kelas masing-masing    
d. Siswa memakai seragam sesuai ketentuan harinya    
11 IBADAH    
a. Siswa melaksanakan ibadah fardhu dan sunnah sesuai ketentuan syariat Jika lembar muhasabah tidak terisi sebagaimana mestinya akan dinasehati secara intensif Pembina Ibadah
b. Siswa melakukan kontrol pribadi dengan mengisi lembar muhasabah harian    
12 ETIKA BERPAKAIAN    
a. Siswa wajib berpakaian yang sesuai kaidah syariat Siswa yang tidak berpakaian sesuai syariat, akan diapanggil dan diminta mengganti baju / kerudung Kepala Asrama / Guru Akhlaq
b. Lebih dianjurkan memakai gamis / pakaian terusan Jika siswa belum memiliki maka akan diberi waktu sampai jadwal pulang berikutnya  
c. Siswa memakai kerudung panjang menutup dada sampai sebatas siku    
d. Siswa tidak menggunakan perhiasan yang mewah dan berlebihan    
e. Siswa mengenakan kaos kaki jika keluar dari areal bebas jilbab    
13 BAHASA    
a. Siswa menggunakan praktika bahasa Arab/Inggris sesuai jam bahasa yang disepakati Penggunaan bahasa di luar ketentuan diberi sanksi perbaikan kosa kata Pembina Praktika bahasa
b. Siswa tidak dibolehkan menggunakan bahasa daerah / gaul selama di Pondok    
c Pelaksanaan praktika bahasa dilaksanakan sesuai tingkatan pemahaman  

PERLENGKAPAN PRIBADI

BEBERAPA CATATAN :
1. Tata tertib secara detail percakupan bidang akan di musyawarahkan bersama antar seluruh warga pondok.
2. Siswa yang menemui masalah dalam hal belajar, atau penyesuaian terhadap kehidupan pondok akan ditangani secara simultan dan berkoordinasi antara Wali kelas, Guru BP, Pembina kamar, Kepala Asrama, dan Kepala Sekolah.
3. Penerapan sanksi berdasar prinsip bersifat mendidik, tidak berupa sanksi fisik, bijaksana dan efektif (mengutamakan nasehat dan mendidik kepekaan hati).
4. Pedoman ini akan selalu dievaluasi dan diperbaiki secara berkala agar pelaksanaannya sesuai tujuan untuk membentuk kepribadian yang kuat.
5. Pada pelanggaran tata tertib tertentu yang dianggap sangat penting akan diberi sanksi, serta dimungkinkan pemberian sanksi skorsing dan penyerahan kembali pendidikan siswa kepada Orangtua/ Wali.
6. Pengawasan pelanggaran akan dilakukan oleh semua ustadzah dibantu oleh beberapa siswa yang ditunjuk sebagai tim penegak disiplin siswa pada periode tertentu.
7. Pelanggaran khusus dalam aktivitas ibadah dipantau dengan lembar muhasabah harian.
8. Setiap siswa akan memperoleh buku catatan kedisiplinan yang akan diisi dan dipantau oleh guru BP dan ustadzah Wali santri. (buku warna pink)
9. Setiap orangtua murid diminta partisipasinya memantau akhlaq putrinya sewaktu masa libur dengan mengisi buku catatan santri berwarna biru.

NO JENIS BARANG JUMLAH KETERANGAN
1 MUKENA 1 SET Lebih dianjurkan mukena sederhana
2 BUSANA MUSLIMAH 4 SET Baju gamis (bukan over all0
  SESUAI SYARIAT    
3 JILBAB + KAOS KAKI 4 SET Jilbab panjang & berjahit depan, bukan jilbab gaul/pendek (diberi identitas yang tidak mudah hilang)
4 BAJU TIDUR 2 SET Daster/setelan panjang, tidak dianjurkan setelan celana pendek di atas paha
5 PAKAIAN DALAM & HANDUK SECUKUPNYA Diberi identitas yang tidak mudah hilang
6 GANTUNGAN BAJU 1 LUSIN Diberi identitas yang tidak mudah hilang
7 ALAT MAKAN YAITU SENDOK, PIRING, CANGKIR DAN MANGKOK 1 SET Diberi identitas yang tidak mudah hilang
8 ALAT 1 SET Alat cuci/mandi disimpan dalam wadah kecil
  CUCI/MANDI    
9 ALQUR’AN & TERJEMAH BUAH Alqur’an standar khath Madinah
10 BUKU TULIS 20 BUAH Diberi identitas yang tidak mudah hilang
11 ALAT TULIS LENGKAP 1 SET Diberi identitas yang tidak mudah hilang
12 PENGGARIS & JANGKA 1 SET Diberi identitas yang tidak mudah hilang
13 BUKU GAMBAR & PENSIL WARNA/ 1 SET Diberi identitas yang tidak mudah hilang
  KRAYON    
14 SPREI UKURAN 1 ORANG 2 SET Diberi identitas yang tidak mudah hilang
15 BANTAL / GULING   Sekolah hanya menyediakan bagi yang membutuhkan

PROSEDUR PENANGANAN SISWA YANG SAKIT

1. Bagi siswa yang memiliki riwayat sakit yang mungkin akan kambuh, (seperti asma dll) wajib mengisi formulir ditanda tangani orangtua dan diserahkan kepala asrama/TU dan dibekali obat yang biasa dikonsumsi anak .
2. Asrama menyediakan obat-obatan P3K standar yang diijinkan sebagai antisipasi bagi siswi yang mengalami keluhan.
3. Persediaan obat disimpan di kamar Ustadzah, dan penggunaannya atas ijin dan sepengetahuan Ustadzah yang ditunjuk.
4. Siswa yang mengeluh sakit hari ke -1 akan dianjurkan istirahat di asrama dan diberi obat standar JIKA PERLU sesuai gejala atas sepengetahuan Ustadzah.
5. Ustadzah/musyrifah memantau perkembangan kondisi siswi, jika cenderung menurun maka hari berikutnya dikomunikasikan kepada orangtua untuk tindak lanjutnya.
6. Dalam hal perawatan siswi yang sakit wajib diperhatikan makan dan minumnya, dan siswi yang sakit dipindahkan ke ruang UKS/musyrifah agar lebih terpantau.
7. Dalam hal sakit dengan gejala umum, musyrifah dapat mengkomunikasikan kepada orang tua dan menawarkan alternative dirawat di asrama, dibawa ke klinik/puskemas atau dibawa pulang.
8. Jika siswi dibawa pulang sebaiknya sekolah dan orangtua saling mengabarkan perkembangan kesehatan siswi tersebut jika melewati 3 hari.
9. Jika dalam keadaan gawat darurat maka segera dilakukan penanganan cepat dengan tetap berkoordinasi dengan kepala asrama dan orangtua.

KETENTUAN LAYANAN LAUNDRY

1. TUJUAN :
a. Mengurangi penggunaan debit air. Jika semua siswa mencuci akan terjadi kekurangan pasokan air, terutama pada musim kemarau.
b. Menghindari rendaman cucian siswa.
c. Tashfia tidak memiliki akses pembuangan air limbah keluar ma’had, sebagian besar ditampung dalam resapan.
d. Kebutuhan daya listrik untuk barang elektronik dan terutama pasokan air bersih tidak mencukupi.
2. Layanan laundry bersifat wajib untuk semua siswa.
3. Baju yang dilaundry adalah baju seragam dan harian, pakaian dalam (celana dalam dan bra) dicuci sendiri.
4. Biaya laundry per kilo Rp 6.000,-
5. Siswa wajib memberi identitas berupa NOMOR dan NAMA semua pakaian. Identitas diterakan pada ujung jilbab dan leher baju.
6. Pakaian yang akan dilaundry dalam keadaan kering, jika dalam keadaan basah akan menambah berat timbangan.
7. Tidak diperkenankan menitip laundry temannya
8. Baju yang sudah dilaundry dapat diambil pada waktu yang sudah disepakati dan atas sepengetahuan ustadzah bagian laundry.
9. Jika tidak diambil pada waktu yang sudah ditetapkan maka baju disita dan hanya dapat diambil pada waktu dan syarat tertentu.
10. Jika terdapat kerusakan atau bau tidak sedap pada baju yang sudah dilaundry, harap segera melaporkan pada yang berwenang disertai bukti.
11. Kehilangan baju yang disebabkan oleh laundry dapat diganti dengan disertai bukti yang kuat.

Bekasi, Mei 2017
Kepala Sekolah SMP TASHFIA

Ir. Saptawati

AHLAN WA SAHLAN SISWI BARU TA.2017-2018

بسم الله الرحمن الرحيم

السلا م عليكم ورحمة لله و بر كا ته

 SELAMAT DATANG PARA SISWI BARU SMP TASHFIA

 

Ananda telah diterima dan terdaftar sebagai siswi SMP TASHFIA Boarding School. Alhamdulillah, tidak banyak remaja muslimah yang memperoleh kesempatan untuk belajar di Pondok.

Di Pondok  TASHFIA, Ananda tidak tinggal bersama keluarga tercinta, mencuci baju sendiri. Begitulah belajar di Pondok. Namun jika seseorang ingin berhasil untuk masa depan ya, harus berjuang dan berkorban lebih dahulu.

Sesudah kesusahan ada kebahagiaan, sesudah kesulitan ada kemudahan. Begitu ayat Allah Ta’ala dalam Alqur’an. InsyaAllah kelak Ananda menjadi lebih mandiri, tahan uji, dan memperoleh ilmu lebih banyak dibanding teman–teman sebayamu.

Nah, tak perlu bersedih dan khawatir, lagipula di Pondok ada guru–guru yang membimbingmu, memberimu obat dan mengantar ke dokter jika Ananda sakit. Ananda boleh dijenguk 2 pekan sekali  setiap hari Ahad, boleh pulang sebulan sekali (3 hari di rumah) jika kamu sudah beradaptasi dengan baik.

Orangtuamu dapat menelponmu (di luar jam belajar tentunya) dan dapat curhat kepada Ustadzah jika kamu ada masalah. Tapi sesuai jadwal ya….gantian dengan teman yang lain.

Merasa sedih, tidak betah, kangen dengan keluarga, tidak cocok dengan teman baru, atau terlalu banyak aturan adalah hal yang biasanya dirasakan oleh siswi baru. Tapi, itu tidaklah lama dirasakan, seminggu atau dua minggu. Paling lama sebulan.

Setelah itu kalian akan dapat menyesuaikan diri tinggal bersama teman–teman barumu. Bahkan, kalau sudah lama banyak temanmu yang tidak ingin pulang ketika libur, atau ketika libur panjang, datang ke pondok. Para alumni pun jika libur mereka sering kangen berkunjung ke Pondok TASHFIA.

Bagaimana dengan kakak – kakak kelasmu yang lebih senior?

Apakah akan “digojlok” atau “dikerjai” oleh kakak–kakak kelas seperti yang biasanya dialami oleh siswi baru di sekolah lain pada Masa Orientasi Siswi Baru atau MOS?

InsyaAllah di TASHFIA tidak demikian. Tidak ada acara begitu, sudah ketinggalan jaman! Di TASHFIA, kakak–kakak kelasmu harus membimbing siswi baru.

Nah,…. Selamat Datang di SMP TASHFIA BOARDING SCHOOL.

Kami tunggu Ananda hadir di TASHFIA pada Hari Kamis, Tanggal 13 Juli 2017, paling lambat pukul  15.00 WIB untuk acara : ِ

  1. Menempati asrama baru sebagai tempat tinggalmu selama menjadi siswi SMP TASHFIA
  2. Merapikan barang pribadimu
  3. Menyerahkan fotokopi Ijazah yang sudah dilegalisir 2 lembar
  4. Menyerahkan fotokopi akte kelahiran 2 lembar
  5. Menyerahkan fotokopi SKHUN yang dilegalisir 2 lembar
  6. Menyerahkan biodata pribadi dan kesehatan siswi baru yang sudah diisi
  7. Menyerahkan pas foto ukuran 3 x 4 (4 lbr), 2 x 3 (2 lbr)
  8. Menyerahkan Nomor Ujian Nasional SD / MI
  9. Pelunasan biaya pendidikan
  10. Menyerahkan fotokopi daftar/kartu nomor induk siswa nasional (NISN) dari sekolah asal.

 

Ananda boleh juga sering berkunjung ke TASHFIA sebelum tanggal itu agar lebih mengenal dan lebih mudah menyesuaikan diri.

السلا م عليكم ورحمة لله و بر كا ته

Bekasi, Mei  2017

Salam Hangat,

Bu Wati (Kepala Sekolah)

REVIEW SURAT UNDANGAN RAPAT PERTEMUAN ORANG TUA SISWI BARU TA. 2017-2018

TASHFIA READHATON 2017

Ma’had Tashfia mengadakan kegiatan Readhaton pada hari Rabu 22 April 2017 yang di ikuti oleh santriwati dan para guru.Tujuan dari kegiatan ini adalah:
1. Mengikuti Program Literasi Sekolah Tingkat Propinsi Jawa Barat.
2. Meningkatkan minat baca dikalangan santriwati dan guru.
3. Meningkatkan cinta terhadap ilmu.

Program ini dilaksanakan sejak bulan Desember 2016 sampai Oktober 2017,dan mudah – mudahan bisa berkelanjutan.Aamiin

APAKAH MATAHARI BERPUTAR MENGELILINGI BUMI?

APAKAH MATAHARI BERPUTAR MENGELILINGI BUMI?

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin

Pertanyaan
Syaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin ditanya: “Apakah Matahari berputar mengelilingi bumi?”.

Jawaban.
“Dhahirnya dalil-dalil syar’i menetapkan bahwa mataharilah yang berputar mengelilingi bumi dan dengan perputarannya itulah menyebabkan terjadinya pergantian siang dan malam di permukaan bumi, tidak ada hak bagi kita untuk melewati dhahirnya dalil-dalil ini kecuali dengan dalil yang lebih kuat dari hal itu yang memberi peluang bagi kita untuk menakwilkan dari dhahirnya. Diantara dalil-dalil yang menunjukkan bahwa matahari berputar mengelilingi bumi sehingga terjadi pergantian siang dan malam adalah sebagai berikut.

1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman tentang Ibrahim akan hujahnya terhadap yang membantahnya tentang Rabb.

بِالشَّمْسِ مِنَ الْمَشْرِقِ فَأْتِ بِهَا مِنَ الْمَغْرِبِ

“Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,” [Al Baqarah/2 : 258]

Maka keadaan keadaan matahari yang didatangkan dari timur merupakan dalil yang dhahir bahwa matahari berputar mengelilingi bumi.

2. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman juga tentang Ibrahim.

فَلَمَّا رَأَى الشَّمْسَ بَازِغَةً قَالَ هَٰذَا رَبِّي هَٰذَا أَكْبَرُ ۖ فَلَمَّا أَفَلَتْ قَالَ يَا قَوْمِ إِنِّي بَرِيءٌ مِمَّا تُشْرِكُونَ

“Kemudian tatkala dia melihat matahari terbit, dia berkata: ‘Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar’, maka tatkala matahari itu terbenam dia berkata : ‘Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.’” [Al-An’am/6 : 78]

Jika Allah menjadikan bumi yang mengelilingi matahari niscaya Allah berkata: “Ketika bumi itu hilang darinya”.

3. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَتَرَى الشَّمْسَ إِذَا طَلَعَتْ تَزَاوَرُ عَنْ كَهْفِهِمْ ذَاتَ الْيَمِينِ وَإِذَا غَرَبَتْ تَقْرِضُهُمْ ذَاتَ الشِّمَالِ وَهُمْ فِي فَجْوَةٍ مِنْهُ

“Dan kamu akan melihat matahari ketika terbit, condong dari gua mereka berada disebelah kanan, dan bila matahari itu terbenam menjauhi mereka ke sebelah kiri sedang mereka berada dalam tempat yang luas dalam gua itu.” [Al-Kahfi/18 : 17]

Allah menjadikan yang condong dan menjauhi adalah matahari, itu adalah dalil bahwa gerakan itu adalah dari matahari, kalau gerakan itu dari bumi niscaya Dia berkata: “gua mereka condong darinya(matahari)”. Begitu pula bahwa penyandaran terbit dan terbenam kepada matahari menunjukkan bahwa dialah yang berputar meskipun dilalahnya lebih sedikit dibandingkan dilalah firmanNya “(condong) dan menjauhi mereka)”.

4. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

لَّذِي خَلَقَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

“Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang,matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.” [Al-Anbiya’/21 : 33]

Ibnu Abbas radhiallahu anhu berkata:”Berputar dalam suatu garis peredaran seperti alat pemintal”. Penjelasan itu terkenal darinya.

5. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثًا

“Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat,” [Al-A’raf/7 : 54]

Allah menjadikan malam mengejar siang, dan yang mengejar itu yang bergerak dan sudah maklum bahwa siang dan malam itu mengikuti matahari.

6. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman

خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ يُكَوِّرُ اللَّيْلَ عَلَى النَّهَارِ وَيُكَوِّرُ النَّهَارَ عَلَى اللَّيْلِ ۖ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ ۖ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۗ أَلَا هُوَ الْعَزِيزُ الْغَفَّارُ

“Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang banar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” [Az Zumar/39 : 5]

FirmanNya: “Menutupkan malam atau siang” artinya memutarkannya atasnya seperti tutup sorban menunjukkan bahwa berputar adalah dari malam dan siang atas bumi. Kalau saja bumi yang berputar atas keduanya (malam dan siang) niscaya Dia berkata: “Dia menutupkan bumi atas malam dan siang”. Dan firmanNya: “matahari dan bulan, semuanya berjalan”, menerangkan apa yang terdahulu menunjukkan bahwa matahari dan bulan keduanya berjalan dengan jalan yang sebenarnya (hissiyan makaniyan), karena menundukkan yang bergerak dengan gerakannya lebih jelas maknanya daripada menundukkan yang tetap diam tidak bergerak.

7. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا ﴿١﴾ وَالْقَمَرِ إِذَا تَلَاهَا

“Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengirinya,” [Asy-Syam/91 : 1-2]

Makna (mengiringinya) adalah datang setelahnya. dan itu dalil yang menunjukkan atas berjalan dan berputarnya matahari dan bulan atas bumi. Seandainya bumi yang berputar mengeliligi keduanya tidak akan bulan itu mengiringi matahari, akan tetapi kadang-kadang bumi mengelilingi matahari dan kadang-kadang matahari mengeliling bulan, karena matahari lebih tinggi dari pada bulan. Dan untuk menyimpulan ayat ini membutuhkan pengamatan.

8. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman

وَآيَةٌ لَهُمُ اللَّيْلُ نَسْلَخُ مِنْهُ النَّهَارَ فَإِذَا هُمْ مُظْلِمُونَ﴿٣٧﴾وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ﴿٣٨﴾وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّىٰ عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ﴿٣٩﴾لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ ۚ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ

“Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dan malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai tandan yang tua. Tidaklah mugkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.” [Yaasiin/36 : 37-40]

Penyandaran kata berjalan kepada matahari dan Dia jadikan hal itu sebagai kadar/batas dari Dzat yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui menunjukkan bahwa itu adalah haqiqi (sebenarnya) dengan kadar yang sempurna, yang mengakibatkan terjadinya perbedaan siang malam dan batas-batas (waktu). Dan penetapan batas-batas edar bulan menunjukkan perpindahannya di garis edar tersebut. Kalau seandainya bumi yang berputar mengelilingi maka penetapan garis edar itu bukannya untuk bulan. Peniadaan bertemunya matahari dengan bulan dan malam mendahului siang menunjukkan pengertian gerakan muncul dari matahari, bulan malam dan siang.

9. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassallam berkata kepada Abu Dzar Radhiallahu anhu dan matahari telah terbenam.

عَنْ أَبِيْ ذَرٍّ أَنَّ اْلنَّبِيَّ قَالَ يَوْمًا : أَتَدْرُوْنَ أَيْنَ تَذْهَبُ هَذِهِ اْلشَّمْسُ؟ قَالُوْا: اللهُ وَ رَسُوْلُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: إِنَّ هَذِهِ تَجْرِيْ حَتىَّ تَنْتَهِيَ إِلىَ مُسْتَقَرِّهَا تَحْتَ اْلعَرْشِ, فَتَخِرَّ سَاجِدَةً, فَلاَ تَزَالُ كَذَالِكَ حَتىَّ يُقَالَ لَهَا: اِرْتَفِعِيْ, اِرْجِعِيْ مِنْ حَيْثُ جِئْتِ فَتَرْجِعُ, فَتُصْبِحُ طَالِعَةً مِنْ مَطْلِعِهَا

Dari Abu Dzar  bahwa pada suatu hari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda, “Tahukah kalian ke manakah matahari ini pergi?” Mereka berkata, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui?” Beliau bersabda, “Sesungguhnya matahari ini berjalan sehingga sampai ke tempat peredarannya di bawah Arsy, lalu dia bersujud. Dia tetap selalu seperti itu sehingga dikatakan kepadanya: ‘Bangunlah! Kembalilah seperti semula engkau datang’, maka dia pun kembali dan terbit dari tempat terbitnya. [Muttafaq ‘alaih] [1]

PerkataanNya: “Kembalilah dari arah kamu datang, lalu dia terbit dari tempat terbitnya” sangatlah jelas sekali bahwa dia (matahari) itulah yang berputar mengelilingi bumi dengan perputarannya itu terjadinya terbit dan terbenam.

10. Hadits-hadits yang banyak tentang penyandaran terbit dan terbenam kepada matahari, maka itu jelas tentang terjadinya hal itu dari matahari tidak kepada bumi.”

Boleh jadi disana masih banyak dalil-dalil lain yang tidak saya hadirkan sekarang, namun apa yang telah saya sebutkan sudah cukup tentang apa yang saya maksudkan. Wallahu Muwaffiq.”

[Disalin dari Majmu Fatawa Arkanul Islam, edisi Indonesia Majmu Fatawa Solusi Problematika Umat Islam Seputar Akidah Dan Ibadah, Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Terbitan Pustaka Arafah]
_______
Footnote
[1] Dikeluarkan oleh Bukhari, Kitab Bad’ul Khalqi, bab shifat asy Syam wal Qamar : 3199, dan Muslim, kitab Al Iman, bab Bayan az Zaman al Ladzi la yuqbal fihil Iman : 159

Segera Nikahkan Putrimu

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

إِذَا أَتَاكُمْ مَنْ تَرْضَوْنَ خُلُقَهُ وَدِينَهُ فَزَوِّجُوهُ ، إِلاَّ تَفْعَلُوا تَكُنْ فِتْنَةٌ فِي الأَرْضِ وَفَسَادٌ عَرِيضٌ

“Jika datang kepada kalian seorang pelamar putri kalian yang kalian ridhoi akhlaknya dan agamanya maka nikahkanlah, jika kalian tidak melakukannya maka akan terjadi fitnah (bencana) di muka bumi dan kerusakan yang luas.” [HR. Ibnu Majah dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Shahih Ibni Majah: 1601]

✏Al-Munawi rahimahullah berkata,

المراد إن لم تزوجوا من ترضون ذلك منه ونظرتم إلى ذي مال أو جاه يبق أكثر النساء بلا زوج والرجال بلا زوجة فيكثر الزنا ويلحق العار فيقع القتل ممن نسب إليه العار فتهيج الفتن وتثور المحن

“Maknanya, apabila kalian tidak menikahkan putri kalian dengan orang yang kalian ridhoi akhlak dan agamanya, lalu kalian lebih mengutamakan orang yang memiliki harta atau kedudukan, sehingga kebanyakan wanita akan tetap dalam kondisi tanpa suami dan kaum lelaki tanpa istri, maka akan terjadi banyak perbuatan zina dan orang yang menanggung malu, dan bisa jadi muncul pembunuhan dari orang yang menanggung malu tersebut, sehingga fitnah-fitnah akan semakin berkobar dan bencana-bencana semakin meluas.” [Faidhul Qodir, 1/313]

✏Beberapa Pelajaran:

1) Perintah kepada setiap orang tua dan para wali untuk menyegerakan pernikahan putri mereka apabila telah ada pelamar yang memiliki kriteria;
✏Baik akhlaknya,
✏Baik pengamalan agamanya,
✏Putri mereka menyukainya.

✏✏Termasuk kezaliman orang tua dan para wali yang diperingatkan para ulama adalah menunda-nunda atau bahkan mempersulit dan menghalangi pernikahan putri mereka tanpa alasan syar’i.

✏✏Bentuk mempersulit pernikahan juga beraneka ragam, kadang dengan;
✏Menetapkan persyaratan-persyaratan yang berat,
✏Mahar dan biaya resepsi yang terlalu mahal,
✏Hingga alasan-alasan yang mengandung kesyirikan yang merupakan dosa terbesar, seperti takut sial karena tanggal lahir calon suami dan istri menurut mereka akan sial jika terjadi pernikahan.

✏✏Padahal pernikahan adalah ibadah dan kebutuhan yang harus dipermudah dan dibantu orang yang mengamalkannya.

✏✏Sebaliknya, sebagian orang malah mempermudah yang haram dengan membiarkan putri-putri mereka berpacaran, bercampur baur dan bergaul bebas dengan lawan jenisnya, hingga tidak sedikit keluarga yang menanggung malu ketika putri mereka hamil di luar nikah…!

2) Peringatan dari bahaya menunda-nunda pernikahan, diantaranya;
✏Merebaknya perzinahan,
✏Keluarnya para wanita di jalan-jalan sehingga ‘fitnah’ (godaan syahwat) semakin merajalela,
✏Lapangan-lapangan pekerjaan semakin sempit karena persaingan antara laki-laki dan wanita,
✏Rusaknya rumah tangga karena perselingkuhan,
✏Hilangnya rasa malu,
✏Munculnya berbagai macam penyakit psikis dan fisik,
✏Dan lain-lain.

3) Perintah memperhatikan dua perkara terpenting dalam memilih pasangan:

Pertama: Kemuliaan akhlak, karena itu merupakan salah satu faktor terbesar langgengnya rumah tangga dan baiknya hubungan antara dua keluarga besar suami dan istri.

Kedua: Kebaikan agama,maknanya adalah;
✏Ketakwaan,
✏Kelurusan aqidah,
✏keselamatan manhaj dari berbagai penyimpangan,
✏Istiqomah di atas sunnah,
✏Menjauhi syirik, bid’ah dan maksiat.
Inilah faktor terbesar langgengnya rumah tangga, bukan hanya di dunia tapi yang lebih penting sampai di akhirat kelak.

4) Hadits ini tidak bermakna pemaksaan terhadap para wanita untuk menerima pelamar yang baik akhlak dan agamanya, walau ia tidak suka secara fisik dan hartanya. Wanita boleh menolak apabila ia tidak menyukai seorang pelamar dari sisi fisik dan hartanya, meski baik akhlak dan agamanya.

✏Adapun makna hadits ini adalah peringatan bagi para wali yang menolak seorang pelamar padahal putri mereka menyukainya dan baik agama dan akhlaknya.

✏Sebaliknya, orang tua atau wali harus menolak pelamar yang jelek agama dan akhlaknya, walau putri mereka menyukainya.

✏Maka orang tua atau wali berkewajiban untuk mencarikan calon suami untuk putri mereka, yang baik agama dan akhlaknya.

✏Dan orang tua atau wali tidak boleh memaksa putri mereka untuk dinikahi pelamar yang tidak ia sukai, walau baik agama dan akhlaknya.

5) Pentingnya menghiasi diri dengan akhlak mulia. Akhlak bagian dari agama, namun dalam hadits ini disebutkan secara terpisah untuk menekankan pentingnya akhlak mulia dalam Islam.

✏✏Dan para ulama menjelaskan, apabila disebutkan akhlak secara bersendirian (tidak disebutkan bersama dengan agama atau ketakwaan) di dalam nash-nash syari’at maka itu sudah mencakup;
✏Akhlak kepada Allah ‘azza wa jalla (dan ini yang lebih utama untuk diperhatikan),
✏Dan akhlak kepada manusia.

✏✏Namun apabila akhlak disebutkan bersama dengan agama atau ketakwaan maka akhlak yang dimaksud adalah kepada manusia.

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

www.fb.com/sofyanruray.info
http://sofyanruray.info/segera-nikahkan-putrimu/